Pasuruan – Dalam rangka memperingati momentum penuh berkah di bulan Muharram, Babinsa Koramil 0819/24 Tutur, Sertu Mulyono, menghadiri sekaligus melaksanakan kegiatan Pengajian Umum dan Santunan Anak Yatim Piatu yang digelar di Masjid Besar Annur Nongkojajar, Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimcam. Hadir dalam kesempatan tersebut K.H. Yusuf Wijaya, Lc., M.M., Ning Hj. Siti Khurotin, M.Pd., Ketua Takmir Masjid H. Ahmad Roji, Ketua BKMM PC DMI Kecamatan Tutur Ust. Affandi, Kepala Desa Wonosari I. Herlambang S., Babinsa Desa Wonosari Sertu Mulyono, Bhabinkamtibmas Aiptu Amat S., tokoh agama, tokoh masyarakat, serta 30 anak yatim piatu sebagai penerima santunan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan pengajian umum yang disampaikan oleh K.H. Yusuf Wijaya, Lc., M.M. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan keimanan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Usai pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada 30 anak yatim piatu. Suasana haru dan penuh kebahagiaan tampak menyelimuti acara ketika para penerima santunan menerima bantuan sebagai bentuk kepedulian bersama.
Di sela kegiatan, Sertu Mulyono menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sosial di wilayah binaan.
“Melalui kegiatan seperti ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam membangun lingkungan yang harmonis,” ujarnya.
Momentum pengajian umum dan santunan anak yatim piatu ini menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah serta memperkokoh sinergi antara aparat, tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang rukun, peduli, dan penuh kebersamaan.












